Kognisi #6
Kognisi adalah semua bentuk pemahaman dan kesadaran, seperti mempersepsi, mendalami, mengingat, mempertimbangkan, menilai, membayangkan, dan menyelesaikan masalah. Kognisi termasuk salah satu komponen yang membentuk pikiran (mind). Kognisi muncul ketika informasi sedang diatur, disimpan, dikomunikasikan, atau diproses. Kognisi meliputi bagaimana kita berpikir, kecerdasan yang dimiliki, serta bahasa yang kita gunakan. Di dalam kognisi memuat memori dan hal-hal lainnya. Saat menggunakan kognisi, informasi diolah dan digunakan untuk melakukan tugas-tugas yang terkait dengan persepsi, pembelajaran, memori, pemahaman, kesadaran, penalaran, penilaian, intuisi, dan bahasa.
Berpikir atau kognisi (dari kata Latin yang berarti "mengetahui"), dapat didefinisikan sebagai aktivitas mental yang berlangsung di otak ketika seseorang memproses informasi, mengorganisasikannya, memahaminya, dan mengkomunikasikannya kepada orang lain. Berpikir mencakup ingatan, tetapi lebih dari itu. Ketika individu berpikir, mereka tidak hanya menyadari informasi di otak, tetapi juga membuat keputusan tentangnya, membandingkannya dengan informasi lain, dan menggunakannya untuk memecahkan masalah.
Terdapat dua jenis pemikiran yang disebut sebagai Sistem 1 dan Sistem 2 mencirikan banyak cara kita berpikir dan memproses informasi dimana pemikiran kita diatur oleh interaksi keduanuya (Kahneman, 2011; Stanovich & West, 2000). Sistem 1 melibatkan pengambilan keputusan cepat dan menggunakan jalan pintas kognitif, dipandu oleh kemampuan bawaan dan pengalaman pribadi kita. Sistem 2 relatif lambat, analitis, dan berbasis aturan, lebih bergantung pada pengalaman pendidikan formal kita. Berpikir juga mencakup lebih dari sekadar semacam "aliran kesadaran" verbal. Ketika orang berpikir, mereka sering memiliki gambar serta kata-kata dalam pikiran mereka.
KECERDASAN
Sejak lama, para ilmuwan telah memperdebatkan mengenai definisi dasar untuk kecerdasan. Banyak orang yang berpendapat bahwa kecerdasan (intelegensi) merupakan sesuatu yang berhubungan dengan kemampuan berpikir untuk menjawab hal-hal yang ada di atas buku, seperti kemampuan untuk mengerjakan soal matematika dan penalaran lainnya. Beberapa yang lain berpendapat bahwa kecerdasan merupakan kemampuan untuk bersosial dengan lingkungan sekitar. Masih banyak lagi pendapat yang berusaha menjelaskan kecerdasan, sehingga para ahli psikologi bersepakat untuk mendefinisikan kecerdasan sebagai kemampuan untuk belajar dari pengalaman orang lain, mendapatkan pengetahuan, dan menggunakan sumber daya yang ada di sekitarnya secara efektif untuk beradaptasi dengan situasi yang baru atau untuk memecahkan masalah (Sternberg & Kaufman, 1998;Wechsler,1975). Definisi ini merupakan hasil kombinasi dari seluruh definisi yang telah ada sebelumnya dan menjadi karakteristik yang dibutuhkan individu untuk bertahan hidup di lingkungannya.
Comments
Post a Comment